Senin, 03 November 2014

[cuma] peRASAan {?}

Perjalanan dalam hati terkadang beriring dengan dinamika hidup yang terjadi pada pola hidup kekinian yang mengalir dalam setiap langkah dan tapak pilih persimpangan. Kerikil berbatu dalam perjalanan adalah hal yang hampir pasti, seperti halnya hati yang terkadang menjadi besar ataupun mengecil karena gejolak emosi diri. Goresan luka hal yang menjadi pahit, senyum sumringah sebuah pemanis, kegarangan sebuah kepastian dalam diri pada sisi lain kehidupan.

Kisah kisah perjalanan terdahulu terkadang menjadi spion yang membuat roda berbelok tak tentu arah, sesaat. Pada sisi lain kisah lalu juga menjadi rem dalam memilih persinggahan dalam lelah berjalan.

Semua merupakan dinamika, tetapi...

Dalam beberapa kesempatan kadang logika tak tersentuh, hanya bermodal hati yang memilih arah dan cara untuk tafsirkan keadaan. Pada sisi ini terkadang hal sepele biar meledak menjadi besar jika tak tersentuh logika berpikir yang baik. Apakah semua keadaan yang dialami harus menggunakan sepenuhnya arah hati? Tentu tidak. Tak semua hal dalam perjalanan hidup menggunakan hati terlebih ketika sepasang merpati sudah membuat sarang pada pohon yang tinggi.

Pada titik ini definisi apa pun akan terbantahkan, mau itu sebuah logika pendobrak maupun 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar