Berpacaran itu perkenalan antara lawan jenis yang bertemu dan menjalin kasih. Pertemuan merupakan awal dari sebuah komunikasi dan interaksi yang menimbulkan bahasa hati dalam percintaan. Perselisihan adalah hal wajar karena ada dua pemikiran yang berbeda tetapi apabila perselisihan terjadi pada masalah yang berulang berarti tidak ada pembelajaran dalam hubungan.
Rangkaian kata dari setiap kisah yang selalu menjadi sejarah dan misteri dalam setiap langkah kaki dalam hidup --
Senin, 03 November 2014
[cuma] peRASAan {?}
Perjalanan dalam hati terkadang beriring dengan dinamika hidup yang terjadi pada pola hidup kekinian yang mengalir dalam setiap langkah dan tapak pilih persimpangan. Kerikil berbatu dalam perjalanan adalah hal yang hampir pasti, seperti halnya hati yang terkadang menjadi besar ataupun mengecil karena gejolak emosi diri. Goresan luka hal yang menjadi pahit, senyum sumringah sebuah pemanis, kegarangan sebuah kepastian dalam diri pada sisi lain kehidupan.
Kisah kisah perjalanan terdahulu terkadang menjadi spion yang membuat roda berbelok tak tentu arah, sesaat. Pada sisi lain kisah lalu juga menjadi rem dalam memilih persinggahan dalam lelah berjalan.
Semua merupakan dinamika, tetapi...
Dalam beberapa kesempatan kadang logika tak tersentuh, hanya bermodal hati yang memilih arah dan cara untuk tafsirkan keadaan. Pada sisi ini terkadang hal sepele biar meledak menjadi besar jika tak tersentuh logika berpikir yang baik. Apakah semua keadaan yang dialami harus menggunakan sepenuhnya arah hati? Tentu tidak. Tak semua hal dalam perjalanan hidup menggunakan hati terlebih ketika sepasang merpati sudah membuat sarang pada pohon yang tinggi.
Pada titik ini definisi apa pun akan terbantahkan, mau itu sebuah logika pendobrak maupun
Kisah kisah perjalanan terdahulu terkadang menjadi spion yang membuat roda berbelok tak tentu arah, sesaat. Pada sisi lain kisah lalu juga menjadi rem dalam memilih persinggahan dalam lelah berjalan.
Semua merupakan dinamika, tetapi...
Dalam beberapa kesempatan kadang logika tak tersentuh, hanya bermodal hati yang memilih arah dan cara untuk tafsirkan keadaan. Pada sisi ini terkadang hal sepele biar meledak menjadi besar jika tak tersentuh logika berpikir yang baik. Apakah semua keadaan yang dialami harus menggunakan sepenuhnya arah hati? Tentu tidak. Tak semua hal dalam perjalanan hidup menggunakan hati terlebih ketika sepasang merpati sudah membuat sarang pada pohon yang tinggi.
Pada titik ini definisi apa pun akan terbantahkan, mau itu sebuah logika pendobrak maupun
Tapak Kaki Di Bumi Madina "Cogot Manyogot Dope"
Sebuah kisah yang bermula dari ketidakmauan dan sedikit keterpaksaan dalam menjalankan arahan roda kehidupan. Ini adalah sebuah perjalanan jauh yang tak pernah sekalipun terlintas walaupun sedetik dalam pikiran maupun hati. Kesatuan kisah perjalanan yang bermula dari kumpulan kata dan referensi yang disebut proposal penelitian.
Semula telah terniatkan sebuah kajian ilmiah pada sebuah pulau terluar di daerah "bumi bertuah tanah bertuan" tetapi kandas sebelum berlayar karena alasan dan kendala biaya. Jadi lah sebuah diskusi dilakukan dengan dosen pembimbing II yang notabene asli lulusan perikanan yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sungai terkenal di bumi Madina yaitu sungai Batang Gadis.
Maka petualangan awal pun dilakukan untuk kegiatan survei pra penelitian. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan dengan tinggal bersama seorang kenalan kawan tim.
Semula telah terniatkan sebuah kajian ilmiah pada sebuah pulau terluar di daerah "bumi bertuah tanah bertuan" tetapi kandas sebelum berlayar karena alasan dan kendala biaya. Jadi lah sebuah diskusi dilakukan dengan dosen pembimbing II yang notabene asli lulusan perikanan yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sungai terkenal di bumi Madina yaitu sungai Batang Gadis.
Maka petualangan awal pun dilakukan untuk kegiatan survei pra penelitian. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan dengan tinggal bersama seorang kenalan kawan tim.
Cuma Pacar (?)
Manusia memiliki sifat dasar sebagai makhluk sosial yang berarti tidak dapat hidup dalam kesendirian dan membutuhkan interaksi sosial dalam keseharian. Kehidupan yang dinamis membuat dinamika hidup yang beragam antar individu dalam kehidupan sosial. Kadang kala dinamika menjadikan kita sebagai individu merasa dibutuhkan tetapi terkadang dinamika hidup juga yang kadang menjadikan kita sebagai subjek yang tidak memiliki harga tawar apa pun.
Sebuah realita hidup yang terjadi dalam keseharian memberikan sebuah bekal hidup untuk kedepan, terkadang menjadikan individu mempunyai sikap antisipatif dalam melangkahkan kaki. Memang tak bisa membuat generalisasi dinamika hidup antar individu tetapi pada setiap lini kehidupan bisa ditarik sebuah benang merah. Seorang guru pernah berkata "Hidup itu pilihan, pilihlah jalan hidup yang menurut kamu baik dan terima segala resiko yang telah kamu pilih".
Ya, memang hidup adalah pilihan. Pijakan kaki yang ada sekarang adalah implementasi dari setiap pilihan yang kita pilih jauh jauh hari sebelum keberadaan kita termasuk dalam hal memilih pasangan untuk mengisi hari yang penuh warna.
Mungkin pada beberapa orang memilih pasangan adalah hal tersulit dan membutuhkan pengalaman dengan berganti pasangan untuk mendapatkan kecocokan yang diinginkan. Dalam kondisi ini banyak dinamika yang menjadikan pasangan hanya pada batas pembelajaran bukan untuk tujuan akhir terkecuali ada tekanan dari keluarga maupun faktor usia yang membuat seseorang harus memutuskan memilih dengan cepat. Tetapi, apabila sudah menjadi sebuah kebiasaan berganti dan pasangan yang terpilih tidak dapat mengendalikan maka menjadi besar kemungkinan terjadi hubungan diluar pasangan terpilih.
Pada kondisi berbeda seseorang yang menginginkan pasangan tetapi tidak pernah mendapatkan dalam perjalanan hidup dan ketika mendapatkan seseorang yang secara rela mau menjadi bagian hidupnya maka akan menjadi besar kemungkinan ada kesetiaan di dalam hubungan tersebut.
Dalam kondisi yang berbeda lainnya adalah ketika dua orang bertemu dan berkomitmen sehingga menjalankan dinamika hubungan yang belum pasti maka akan ada batasan diri yang menjadikan proteksi untuk menjaga privasi agar pasangan tidak mengetahuinya.
Kondisi lain yang sering terjadi pada kalangan muda maupun berumur adalah ketika ada orang ketiga yang menjadi idaman baru. Permasalahan ini menjadi suatu hal yang lumrah apabila berakhir pada kata berpisah.
Kata cuma pacar akan ada apabila seseorang tidak meyakini pasangan akan menjadi pelabuhan terakhir dan hal hal tertentu yang tidak ingin dicampuri.
Langganan:
Postingan (Atom)