Setiap orang pasti punya suatu pengalaman di masa lalu baik menyangkut perasaan maupun petualangan hidup yang asin pekat ini, termasuk Anda yang sedang membaca susunan kata ini. Dalam sebuah pengalaman petualangan hidup akan diiringi oleh petualangan perasaan pada aspek tertentu dari pengalaman tersebut. Salah satu memori perasaan yang paling tak terlupakan itu mungkin adalah cinta pertama atau first love dan terkadang banyak yang mengartikan sebagai 'cinta monyet'.
Okay, We will start...
I will explain about 'first love' in memoriam.
First love (FL) atau cinta pertama memang sebuah pengalaman hati yang mungkin tidak terlupakan bila tidak ada trauma di dalamnya. Cinta pertama merupakan hal yang sangat wajar dan lumrah dirasakan setiap makhluk bernama 'Anak Adam' dalam perjalanan hidup, sealim dan sebejat apapun itu pernah merasakan ini.
Cinta pertama yang tidak terlupakan merupakan interpretasi atau sebuah gambaran pengalaman yang sudah tertanam dalam alam bawah sadar karena hal ini merupakan sesuatu yang sangat 'berharga' bagi sebagian pihak manusia dan sangat menyakitkan bagi sebagian pihak lainnya. Cinta pertama akan sangat indah bila didalamnya terdapat cinta sejati yang membawa sebagian kepercayaan hidup hingga hitungan detik ini saat menghirup udara yang sesak. Tapi, akan sangat menyakitkan apabila didalamnya terdapat trauma perasaan yang menyebabkan kesakitan yang tak terkira sampai saat menghirup asap hidup yang pekat. Dua sisi tersebut, Indah dan Sakit saat mengingat memiliki kesamaan yang menggambarkan sesuatu yang ada dalam alam bawah sadar.
Setiap orang berhak memiliki, menyimpan dan mengingat setiap jengkal pengalaman yang berlalu sebagai sesuatu yang berharga maupun menyakitkan, termasuk orang yang berada dalam hidup apapun status perspektifnya. Mau diasumsikan FL sebagai sesuatu yang 'benar atau dibenarkan' itu tergantung pribadi yang tertempa oleh asam garam hidup dan itu ada dalam diri.
Sekarang, sebenarnya bagaimana cara pandang terhadap setiap impuls alam bawah sadar sampai mendapatkan sesuatu yang memiliki arti untuk melangkah ke depan. Setiap bulir kehidupan yang sudah terlewati merupakan spion dalam menjajaki jalan hidup yang lurus, berliku, bergelombang, kerikil, panas maupun sejuk. Seberapa baik memanfaatkan spion maka akan sampai ke tujuan dengan keadaan baik tanpa harus merusak spion dalam perjalanan.